Kembali
lagi dengan dunia maya untuk berbagi cerita tentang topik hari ini (3 April
2014) kelas psikologi konseling bersama 6a yang dibimbing oleh Pa Bambang, nah
ini dia pembahasan kita hari ini, yaitu:
1.
Counseling Approaches
2.
Types of Counseling
3.
Respon
Yuk, kita coba bahas satu-satu. Oke
mulai dari point yang pertama ya.. Counseling Approaches memiliki
persamaan makna dengan meaning, the
roles, which a is the best. di Counseling
Approachesi ini ada tiga pendekatan, yaitu:A. directive- memiliki persamaan makna dengan to guide, to channel, to show yang artinya berlangsung secara
dominan oleh konselor, karena semua aturannya diberikan oleh konselor. B. Non- Directive Approach- disini klien yang lebih mendominasi, karena segala
halnya dikembalikan oleh konselor kepada klient. C. Elective Approach- pendekatan ini merupakan kombinasi dari
pendekatan directive dan pendekatan non- directive approach. Tidak ada yang
mendominasi antara client ataupun konselor. Lalu mana dari tiga pendekatan ini
yang paling bagus untuk digunakan oleh konselor? jawabannya semua pendekatan
ini bisa dipilih sesuai kepada masalah yang dihadapi oleh klientnya. Tidak ada
yang bagus tidak ada yang buruk.
Yuk
lanjut ke point kedua, Types of Counseling memiliki tiga
jenis, yaitu Types Individual, Types
Group Counseling, and Types Peer Counseling. Masing- masing dari Tipe- tipe
ini memiliki aspek- aspek yang berbeda antara yang satu dengan yang lain.
Perhatiakan
table 1.1 dibawah ini
|
No
|
Aspek
|
Types Individual
|
Types Group Counseling
|
Types Peer Counseling
|
|
1
|
No of Counselor
(Jumlah counselor: jumlah client)
|
1: 1
(Satu couselor: Satu client)
|
1: >1
(Satu counselor: lebih dari satu
client, biasanya sampai lima atau enam orang)
|
1: 1 atau 1: >1
(Berperan sebagai client dan berperan
sebagai counselor)
|
|
2
|
Problem
(Masalah yang dibawa oleh client)
|
Different
(Masalah yang berbeda)
|
Similar
(Masalah yang sama dialami oleh
beberapa orang, kemudian sama-sama datang ke konselor)
|
Bisa different, atau bisa juga similar
|
|
3
|
Time
(Waktu yang dibutuhkan saat
counseling)
|
Waktunya lebih lama
|
Waktunya lebih singkat
|
Waktunya tergantung (effective)
|
Table 1.1
Point
ketiga, point terakhir yang akan kita bahas dalam pertemuan kali ini, yaitu Respon.
Memiliki dua jenis yaitu verbal dan nonverbal, masing-masing memiliki point
sendiri- sendiri. Respon verbal dengan “RIS GARRIS FC” dan resbon non-verbal
dengan “HOTTFEC”. Tanda kutip tersebut merupakan penjelasan dari masing-masing
point yang akan dijelaskan dibawah ini:
RESPON
Verbal
“RIS GARRIS FC”
Restastment : membuat pernyataan kembali yang sudah
dinyatakan oleh klien
Interpretation : menafsirkan conflict
yang dihadapi oleh klien
Summary : meringkas apa saja yang telah
disampaikan selama konseling berlangsung
General lead : pengarahan secara umum kepada klien
Acceptance : menerima apapun keadaan kliennya
Ressurance : meyakinkan kembali jawaban yang klien
berikan
Rejection : menolak apabila tidak sependapat
dengan solusi yang diberikan klien
Interpellation : berintruksi dengan
pertanyaan
Supposition : memberikan pengandaian kepada klien
Facilitation : memfasilitasi
Clarification : mengklarifikasi
Non-
Verbal
“HOTTFEC”
Head nodding : mengangguk- nganggukan kepala,
sebagai symbol setuju- mengerti- atau menerima
Occasional Smiling : memberikan senyuman
sesekali kepada klien
Tone of voice : intonasi suara, agar jelas dan
dimengerti oleh klien apa yang kita ucapkan
Touching : sentuhan, sebagai
symbol menguatkan
Folding hand : melipat tangan di bawah dada,
sebagai symbol menolak- atau males
Eye contact : berani melihat klien
Cossing leg : duduk menyilang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar